Aceh Timur Meminta Kebijakan Pemerintah Dalam Menangani Jalan Nasional

Assalamu 'alaikum wr. wb |ACEH TIMUR - RATUSAN WARGA DARI EMPAT GAMPONG DI KAWASAN KECAMATAN PEUREULAK TIMUR, SELASA (31/12/2013) SIANG KEMBALI MEMBLOKIR JALAN NASIONAL. PEMBLOKIRAN JALAN NEGARA ITU DIKARENAKAN HINGGA KINI PIHAK 
REKANAN BELUM MENGASPAL JALAN TERSEBUT, YANG KINI KONDISINYA HANYA MASIH DITIMBUN MATERIAL BESCOS.

INFORMASI DIHIMPUN SERAMBINEWS.COM DAN RADIO CEMPALA KUNENG PEUREULAK, PEMBLOKIRAN BERLANGSUNG SELAMA TIGA JAM SEJAK PUKUL 11.00 WIB - 14.00 WIB. RATUSAN MOBIL PRIBADI DAN PENUMPANG SERTA ANGKUTAN BARANG, BAIK DARI ARAH MEDAN DAN BANDA ACEH, BERDERET PANJANG MENCAPAI BERAPA KILO METER, KARENA TIDAK BISA MELEWATI JALAN YANG DIPALANG DENGAN KAYU OLEH MASYARAKAT TERSEBUT.

SEKITAR PUKUL 14.00 WIB WARGA SETUJU MEMBUKA PEMBLOKIRAN JALAN, NAMUN HANYA SETENGAH BADAN JALAN SAJA, SETELAH KAPOLRES ACEH TIMUR DAN WAKIL BUPATI ACEH TIMUR, TURUN KE LAPANGAN MELAKUKAN NEGOSIASI DENGAN WARGA. WARGA MENUNTUT PIHAK REKANAN SEGERA MENGASPAL JALAN DI EMPAT GAMPONG ITU.

PASALNYA DENGAN KONDISI JALAN SEKARANG, MENURUT WARGA MENIMBULKAN KESENGSARAAN BAGI MEREKA, BILA CUACA HUJAN JALAN BECEK, DAN SEBALIKNYA BILA CUACA PANAS BERABU. RATUSAN WARGA YANG TURUN MEMBLOKIR JALAN ITU BERASAL DARI GAMPONG ALUE LHOEK, ALUE BU, ALUE BUGENG, LUBOK PUNTI, DAN TITIK KONSENTRASI MASA BERADA DI PAJAK IKAN GAMPONG ALUE LHOEK .
Diberdayakan oleh Blogger.